Dikatakan Karzai, sekali atau dua kali setahun, pemerintah Iran memberikan uang tunai US$ 700.000 hingga US$ 975.000 untuk pembelanjaan resmi kepresidenan.
"Itu transparan. Ini hal yang bahkan telah saya bahas ketika saya berada di Kamp David bersama Presiden Bush," kata Karzai pada konferensi pers di Kabul seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah benar pemerintah AS memberikan berkantong-kantong uang tunai untuk kantor kepresidenan, Karzai menjawab: "Ya, mereka memang memberikan berkantong-kantong uang."
Sebelumnya media terkemuka AS, New York Times pada Sabtu, 23 Oktober waktu setempat memberitakan, kepala staf Karzai, Umar Daudzai telah menerima pembayaran uang secara reguler dari Iran, yang mencoba memperluas kepentingannya di istana kepresidenan Afghan.
Surat kabar terkemuka AS tersebut mengutip pejabat-pejabat Afghan dan Barat di Kabul yang tidak disebutkan namanya.
New York Times menuliskan, Iran tengah menggunakan pengaruhnya untuk membuat jurang pemisah antara pemerintah Afghan dan sekutu-sekutu AS dan NATO mereka. Namun kedutaan besar Iran di Kabul membantah pemberitaan New York Times itu. Kedutaan Iran menyebut berita yang dilansir media AS, New York TimesΒ tersebut sebagai "tak masuk akal dan menghina".
(ita/nrl)











































