"Mas, dengar nggak suara ngiing-ngiing, berarti seismograf mencatat ada gempa. Gempa ini seringkali terjadi," ujar Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM Surono ketika dihubungi detikcom, Selasa (26/10/2010).
Surono mengatakan, hari ini aktivitas vulkanik Gunung Merapi memang meningkat. Ia mencatat, selain gempa yang tergolong besar, juga terjadi guguran hingga 450 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, diperkirakan sekitar 7,5 juta meter kubik kubah lava yang ada di puncak Gunung Merapi berpotensi runtuh. Arah runtuhan cenderung mengarah ke selatan Kabupaten Sleman.
Penggembungan yang mengarah ke selatan terjadi naik dua kali lipat dan sangat cepat. Potensi runtuhnya kubah sebanyak 7,5 juta meter kubik itu merupakan jumlah yang besar dibandingkan dengan erupsi sebelumnya.
"Bila penggembungan ke banyak arah lebih mudah untuk keluarnya magma seperti tahun 2006 lalu," kata Surono, Senin (26/10/2010) kemarin.
Status Gunung Merapi kini telah dinaikkan dari status 'Siaga' menjadi 'Awas'. Pemerintah daerah yang berada di sekitar Merapi mulai diungsikan.
(gun/nrl)











































