Saat diwawancarai Newcastle ABC Radio, Gray mencetuskan, dirinya marah dengan keterlibatan Australia dalam perang Irak. Dikatakan Gray, dirinya menemukan bentuk protes yang tepat untuk meluapkan kemarahannya itu.
Saat acara tanya jawab yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi ABC, Gray melemparkan sepatu ke Howard. "Ini untuk warga Irak yang tewas," seru Gray seraya melemparkan sepatunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alasan saya melemparkan sepatu adalah karena itu punya arti bagi seluruh rakyat di Timur Tengah," ujar Gray saat diwawancarai ABC Radio seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (26/10/2010).
"Saya melakukannya supaya ada kesempatan bagi ribuan orang, ratusan ribu orang di seluruh dunia, khususnya di Timur Tengah untuk bisa melihat bahwa tidak semua warga Australia mendukung keputusan untuk menginvasi dan menguasai negara Irak," kata Gray.
"Saya melakukannya untuk puluhan ribu, ratusan ribu yang tewas dan mereka yang masih hidup," tutur pria Australia itu.
Akibat insiden pelemparan sepatu itu Gray memang tidak ditahan polisi. Namun pria itu harus merelakan sepatunya yang ditahan oleh staf ABC. Salah seorang produser eksekutif ABC, Peter McEvoy, mengatakan, pihaknya memang tidak berniat mengembalikan sepatu itu pada Gray.
"Dia (Gray) memang datang kembali ke ABC dan meminta sepatunya dikembalikan, tapi dalam kondisi ini kami pikir itu tidak tepat," ujar McEvoy. Dikatakannya, pihaknya belum memutuskan apa yang akan dilakukan dengan sepatu tersebut.
"Mungkin itu akan dibingkai... mungkin akan dilelang di eBay, tapi kami akan memikirkannya dalam beberapa pekan ini," tuturnya.
Ini bukan kali pertama Howard berurusan dengan pelempar sepatu. Pada tahun 2009 lalu, seorang pria Australia melemparkan sebuah sepatu boot ke Howard saat acara debat di Universitas Cambridge, Inggris. Sepatu tersebut tidak mengenai Howard. Seorang mahasiswa berhasil menangkap sepatu tersebut.
(ita/nrl)











































