Minta Penyeragaman Harga BBG, Dishub DKI Surati Menteri ESDM

Bus TransJ Lama Lewat

Minta Penyeragaman Harga BBG, Dishub DKI Surati Menteri ESDM

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 13:47 WIB
Minta Penyeragaman Harga BBG, Dishub DKI Surati Menteri ESDM
Jakarta - Perbedaan harga bahan bakar gas (BBG) untuk bus TransJ berimbas pada jarak waktu antar armada (headway) yang lebih lama dibanding biasanya sehingga terjadi penumpukan penumpang. Dishub DKI Jakarta menyurati Menteri ESDM agar harga gas disamakan.

"Kita DKI tidak berwenang (mengatur harga), kita hanya mengusulkan ke Menteri ESDM. Kita harapkan ada SK yang menyamakan kedua harga tadi, sehingga bisa menjual satu harga," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov DKI Udar Pristono, usai diskusi dan solisasasi tentang sterilisasi jalur TransJ di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Senin (25/10/2010).

Disparitas tersebut terjadi karena SPBG milik Pertamina menjual BBG seharga Rp 2.562 per liter setara premium (Lsp) sedangkan Perusahaan Gas Negara (PGN) menjualย  Rp 3.600/Lps. Akibatnya, bus TransJ antre panjang ke SPBG Pertamina yang membuat penumpang bus harus menunggu lebih lama.

"Dari kedua harga tersebut menyebabkan TransJ hanya mengisi di SPBG Pertamina, karena sesuai aturan TransJ harus mengisi di level harga terbawah," terang Pris.

Pris mendengar permintaan ini telah direspons pemerintah pusat.ย  "Saya dengar kalau Menteri ESDM pun sudah mengirimkan surat ke Menteri BUMN, katanya nanti akan disamakan menjadi Rp 3.000/Lsp," ujarnya.

(her/nrl)


Berita Terkait