"Hasil evaluasi baik secara keseluruhan, meski ada beberapa yang harus diperhatikan," kata Menag kepada wartawan di ruang VIP Bandara Juanda usai melepas rombongan calon haji kloter 36 asal Kabupaten Lamongan, Senin (25/10/2010).
Beberapa masalah yang muncul dalam pelaksanaan haji, antara lain terjadinya pencurian, penipuan terhadap jamaah haji di Makkah dan Madinah, dan terjadinya keterlambatan pemberangkatan oleh maskapai Saudi Arabia Airlines (SAA).
"Para jamaah di tanah suci yang saat ini banyak alami gangguan yang sebetulnya dari masyarakat kita sendiri. Dan itu yang membuat jamaah menjadi susah," jelasnya.
Mengenai persoalan keterlambatan maskapai pengangkut calon jamaah haji, Menag mengaku sangat kecewa. "Dari 5 kali keterlambatan itu, ada yang terlambat 12 jam, 14 jam, bahkan ada yang 16 jam," ungkap dia.
(fat/asy)











































