Pansus OJK DPR Studi Banding ke Negara yang Gagal

Pansus OJK DPR Studi Banding ke Negara yang Gagal

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 12:21 WIB
Pansus OJK DPR Studi Banding ke Negara yang Gagal
Jakarta - Negara tujuan studi banding DPR tidak hanya yang kebijakannya berhasil, tapi juga yang produk konstitusinya gagal dilaksanakan di lapangan. Pansus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DPR, adalah salah satu contohnya.

Studi banding 30 orang anggota Pansus OJK akan berlansung selama satu pekan mulai 30 Nopember 2010. Mereka terbagi dalam dua rombongan yang masing-masing akan mengunjungi Korea Selatan, Jepang, Inggris, dan Jerman.
 
"Saya bersama 15 anggota Panja OJK ikut ke Korea dan Jepang. Sedangkan 15  anggota lain ke Inggris dan Jerman. Memilih dua negara tersebut karena berdekatan," ujar anggota Pansus OJK, I Wayan Gunastra, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/10/2010).

Menurut Wayan, empat negara tersebut dipilih karena memberikan pertimbangan kepada DPR atas materi RUU OJK. Pansus DPR akan belajar dari kesalahan dan keberhasilan negara-negara tersebut dalam bidang otoritas jasa keuangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara menyeluruh kita ingin mempelajari otoritas jasa keuangan, kita mau  sukses menyusun UU OJK. Korea Selatan dan Jerman dipilih karena OJK-nya berhasil, sedangkan Jepang dan Inggris dipilih karena OJK-nya belum berhasil. Kita ingin melihat masalahnya," terang Wayan.

Sebelumnya, serombongan anggota Badan Kehormatan DPR bertolak ke Yunani meskipun menuai kritik keras publik. Agenda studi banding BK DPR selama sepekan dinilai terlalu berlebihan sebab materinya adalah etika parlemen saja.

Hal lain yang mengecewakan, rombongan yang dipimpin Nudirman Munir, anggota BK DPR dari Fraksi Golkar, juga tidak menggelar konferensi pers sebelum berangkat ke Yunani. Padahal, pimpinan DPR mewajibkan setiap Komisi dan alat kelengkapan di DPR untuk menggelar konferensi pers sebelum dan sesudah kunjungan.

"Tujuannya untuk transparansi kunjungan DPR ke luar negeri," kata Wakil Ketua DPR Prio Budi Santoso beberapa waktu lalu.
(van/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads