Mensos: Saya Tidak Bisa Didorong Siapa Pun

Gelar Pahlawan Soeharto

Mensos: Saya Tidak Bisa Didorong Siapa Pun

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 11:05 WIB
Jakarta - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menegaskan dirinya tidak bisa didorong oleh siapa pun untuk menggolkan pemberian gelar pahlawan bagi mantan Presiden Soeharto. Usulan gelar pahlawan untuk Soeharto murni dari bawah.

"Pak Salim tidak bisa didorong siapa pun. Ini murni dari bawah. Kita tidak bisa melihat secara subyektif, silakan tim yang mencalonkan.
Siapa yang meloloskan, tim dari sejarawan dan pakar dari disiplin ilmu sesuai UU 20 tahun 2009, rekomendasi itu diteruskan," kata Salim saat ditanya apakah dirinya didorong oleh pihak tertentu untuk menggolkan usulan gelar pahlawan bagi Soeharto.

Hal ini disampaikan Salim sebelum rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Gedung Senayan, Jakarta, Senin (25/10/2010).

Salim mengatakan, Kemensos tidak masuk menjadi tim pengusul. "Jadi nggak partai, murni dari bawah dan tidak ada satu pun di Kemensos menjadi anggota," ujar dia.

Menurut dia, Kemensos tidak bisa melarang pihak-pihak yang mengusulkan daerahnya ada pahlawan nasional. "Tetapi, kita tidak bisa mengintervensi pemerintah," kata Salim.

Gelar pahlawan bagi Soeharto ini diusulkan oleh Pemprov Jateng dan Kabupaten Karanganyar. Saat ini Menko Polhukam Djoko Suyanto tengah menggodok pemberian gelar yang dilakukan Dewan Gelar dan Tanda Jasa. Gelar pahlawan akan diberikan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November mendatang.

Di mata para aktivis '98, Soeharto adalah koruptor, diktator dan pelanggar berat Hak Asasi Manusia (HAM). Para aktivis yang masa itu berjuang menggulingkan rezim Soeharto menilai Soeharto sebagai pengkhianat bangsa yang tidak reformis.

(aan/nrl)


Berita Terkait