PKS Nilai Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan

PKS Nilai Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 11:03 WIB
PKS Nilai Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan
Jakarta - Masih ingat dengan iklan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut Soeharto sebagai pahlawan nasional? Meski iklan kontroversial itu tak lagi tayang, namun PKS bersikukuh Soeharto layak digelari pahlawan nasional."PKS memang pernah mengiklankan beliau sebagai pahlawan. Sebab memang jasa beliau memerintah selama 32 tahun layak mengantarnya mendapatkan gelar pahlawan," ujar Sekjen PKS, Anis Matta, sembari tersenyum, menanggapi wacana gelar pahlawan nasional bagi Soeharto. Dia ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/10/2010).

Menurut legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan ini, pembangunan yang Soeharto laksanakan selama 32 tahun memimpin Indonesia sangat terasa manfaatnya. Maka layak dihargai jasa-jasanya.

"Jasanya di bidang pembangunan sulit dilupakan," terang Anis yang juga Wakil Ketua DPR ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anis kemudian mengkritisi pihak-pihak yang menolak pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto. Dia menilai beragam alasan penolakan terhadap pemberian gelar itu sangat subjektif.

"Semua Presiden punya masalah. Memang Soekarno tidak punya masalah? Kalau dibilang banyak utang, sekarang pemerintah juga banyak utang kok," papar Anis

Dia selanjutnya membenarkan pernah mengadakan pertemuan dengan Mensos RI yang kebetulan juga merupakan kader PKS. Tetapi tidak ada dorongan PKS terkait gelar pahlawan untuk Soeharto.

"Semalam saya bertemu dengan Mensos, saya tanya juga masalah ini. Beliau menyatakan ini usulan masyarakat kepada Mensos dan nanti akan diputuskan dewan gelar, Mensos hanya memediasi usulan masyarakat untuk dewan gelar," bebernya.

Lebih lanjut dia memasrahkan pemberian gelar kepada Soeharto kepada dewan gelar. Sebab pada prinsipnya PKS tidak akan mempermasalahkan apa pun nanti hasilnya akhirnya.

"Itu tergantung dewan gelarnya. Presiden Soeharto juga tidak perlu kan (gelar pahlawan -red) karena sudah meninggal dia," tutupnya.
(van/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini