Demikian ungkap Menko Kesra Agung Laksono mengenai persiapan tahap rekonstruksi dan rehabilitas Wasior. Dia dicegat wartawan usai melepas Presiden SBY dan rombongan terbang ke China, Senin (25/10/2010), di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.
"Dana yang kita siapkan Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar. Tapi persisnya nanti tergantung DPR sebab kan juga pencairannya perlu persetujuan DPR," kata Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumahnya ukuran 36 dengan rangka baja ringan. Teknologinya sederhana, lama pembangunannya 6 bulan buat keseluruhan. Nanti didata siapa-siapa saja yang berhak mendapatkannya," imbuh Agung.
Sedangkan untuk lokasi pembangunan pemukiman baru itu, masih dicarikan lokasi yang aman dari longsor dan banjir hingga ratusan tahun ke depan. Meski tidak tepat di Wasior, lokasi baru ini akan tetap berada di wilayah Teluk Wondama, Papua Barat.
Sambil menunggu seluruh rangkaian tahap rekontruksi dan rehabilitasi itu tuntas, pengungsi akan dipindahkan ke pengungsian baru. Bukan lagi di tenda seperti sekarang, melainkan di barak-barak yang layak huni dengan sanana sanitasi jauh lebih baik.
"Per 1 Nopember barak-barak sudah bisa mulai dihuni," sambung Agung.
(lh/nrl)











































