Sebelum ke China, SBY Sampaikan Instruksi Soal Merapi & Wasior

Sebelum ke China, SBY Sampaikan Instruksi Soal Merapi & Wasior

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 07:36 WIB
Sebelum ke China, SBY Sampaikan Instruksi Soal Merapi & Wasior
Jakarta - Sebelum melakukan lawatan ke China dan Vietnam, Presiden SBY menyampaikan dua instruksi terkait peristiwa di dalam negeri. Instruksi itu berkaitan dengan tanggap darurat banjir bandang di Wasior, Papua Barat, dan persiapan pengungsian berhubungan dengan aktivitas Merapi yang terus meningkat.

"Saya ingin sebelum saya dan delegasi RI berangkat ke luar negeri untuk melaksanakan tugas negara. Utamanya menghadiri peresmian puncak ASEAN dan Asia Timur di Hanoi, Vietnam, saya ingin menyampaikan masalah domestik yang jadi perhatian saya dan agenda pemerintah untuk menanganainya," kata Presiden SBY di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (25/10/2010)

Untuk Wasior, SBY berpesan agar tempat hunian sementara segera dibangun beserta fasilitasnya. Menkokesra dan BNPB akan berkoordinasi melakukan tugas itu dibantu oleh Panglima TNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meskipun penjurunya gubernur Papua Barat sendiri, saya harap rencana waktu atau timeline ini bisa dipenuhi," tambahnya.

Sementara terkait aktivitas Gunung Merapi, SBY meminta agar disiapkan tempat pengungsian yang memadai. SBY meminta seluruh jajarannya proaktif untuk membantu warga yang bisa terkena dampak bencana.

"Karena gunung Merapi terjadi tanda-tanda akan ada letusan. Pemerintah harus proaktif, agenda itu yang ditangani minggu ini," tegasnya.

Selama SBY di luar negeri, pemerintahan akan dipimpin oleh Wapres Boediono. Rencananya, SBY akan kembali ke tanah air pada awal November mendatang.

Turut hadir dalam rombongan yang berangkat adalah Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan putra SBY, Edhie Baskoro atau Ibas. Sementara pejabat yang mengantar keberangkatan SBY adalah Menko Kesra Agung Laksono, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Di China, Presiden dan rombongan akan ke Shanghai untuk menghadiri Shanghai World Expo 2010 dan menjadi pembicara utama pada forum bisnis yang akan dihadiri oleh sekitar 300 pengusaha terkemuka RRT dan Indonesia.
Β 
Presiden juga akan menyaksikan penandatanganan beberapa MoU antara pengusaha RI dan RRT untuk mengembangkan berbagai kerja sama di bidang pertambangan, energi, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Dalam kunjungannya ke Shanghai World Expo 2010, Presiden akan mengunjungi Paviliun Indonesia yang mencerminkan aneka ragam kekayaan alam dan budaya Indonesia. Sejak kegiatan World Expo Shanghai China 2010 dimulai pada tanggal 1 Mei 2010, jumlah pengunjung Paviliun Indonesia telah mencapai lebih dari 7,5 juta atau sekitar 10% dari total pengunjung Shanghai World Expo 2010.

Sementara pada 27-31 Oktober, Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Viet Nam serta menghadiri KTT ASEAN ke-17 di Vietnam.
(mad/mei)


Berita Terkait