"Dalam waktu dekat akan kita buatkan sketsanya," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji saat dihubungi detikcom, Minggu (24/10/2010) malam.
Nurdi mengungkapkan, para pembantu telah dimintai keterangan dalam peristiwa tersebut. Beberapa di antranya masih mengingat wajah pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya 5 pelaku perampokan menyatroni rumah milik Wakil Direktur Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa, Andi Arslan Juned pada Jumat (22/10) lalu. Para pelaku datang ke rumah mewah itu tanpa menggunakan penutup kepala.
"Mereka tidak menggunakan topeng. Mereka berpakaian perlente," kata Andi kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Saat itu, pelaku berpura-pura menjadi polisi dan hendak bertemu dengan si empunya rumah. Namun, saat penjaga rumah, Ali Gufron (19) hendak menelepon Andi, salah satu pelaku langsung menembaknya. Akibatnya Gufron mengalami luka tembak yang menembus di bagian perut kanan.
Saat peristiwa perampokan terjadi, di dalam rumah hanya ada 4 pembantu yakni Uus, Mimin, Tri dan Gufron serta anak Andi yang berusia 3 tahun bernama Keysha. Saat tiba di rumah tersebut, para pelaku langsung mengumpulkan seluruh penghuni rumah di meja makan. Mereka lalu menguras isi rumah Andi dan berhasil menggondol uang sebesar Rp 50 juta dan sejumlah perhiasan emas.
(mei/mad)











































