melakukan penipuan terhadap jamaah haji. Salah satu dari 10 orang yang ditangkap itu ternyata pernah ditangkap oleh Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abdul Muthalib.
Pria itu adalah Karsomo Subaidi Ninggar. Ia ditangkap Subakin pada Sabtu (16/10/2010) lalu karena tingkahnya yang mencurigakan mendekati para jamaah haji Indonesia, padahal ia bukan jamaah ataupun petugas haji.
"Kaget saya, salah satu dari mereka adalah Karsomo yang telah saya tangkap
sendiri," kata Subakin kepada wartawan di kantor Misi Haji Indonesia, Madinah, Minggu (24/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia dilepas karena dia berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang sama, kini dia kena getahnya karena sudah ditangkap polisi Arab," ujar Subakin.
Subakin sangat menyesalkan sikap Karsomo yang tidak kunjung jera. Karsomo dan sembilan temannya dinilai sangat memalukan bangsa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
"Saya terpukul dan malu. Di tengah berlangsungnya operasional haji, warga kita justru melakukan tindak kriminal terhadap jamaah haji kita sendiri," kata Subakin.
Subakin pun mengimbau jamaah agar lebih hati-hati terhadap orang yang tidak dikenal dekat meskipun orang itu juga orang Indonesia. "Hati-hati terhadap tawaran apa pun, apakah itu tawaran jasa atau tawaran pulsa, tolong hati-hati kalau orang itu tidak dikenal,"tegas Subakin.
Seperti dilansir, surat kabar Ukadh, Minggu (24/10/2010), 10 WNI ditangkap polisi Madinah karena diduga melakukan penipuan dalam pengadaan hewan kurban, badal haji, uang dam, dan menjual kain selubung Ka'bah palsu.
(iy/mad)











































