"Silakan saja itu. Ini kan skenario Tuhan," kata Bibit di sela-sela diskusi Lembaga Penegakan Hukum dan Strategi Nasional dengan tema "Enam Tahun Pemerintahan SBY dan Wajah Hukum Negeriku" di RM Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta, Minggu (24/10/2010).
Bibit mengatakan, kasus kriminalisasi atas dirinya dan KPK ini sudah terbukti di Mahkamah Konstitusi. Jadi kalau ada yang berniat untuk mempermasalahkan hal ini, dia akan mati-matian melawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting kan tidak mati begitu saja. Jika kita melakukan perlawanan, lawan kan setidaknya juga terluka parah," imbuh Bibit.
Menurut Anda, motif dari rekayasa ini apa? "Nggak tahu saya. Silakan saja tanya kepada yang merekayasa. Yang merekayasa siapa saja juga kita nggak tahu pastinya kan," jawab pria asal Kediri, Jawa Timur, tersebut.
Sebelumnya, beredar kabar Kejagung atas persetujuan Istana akan membawa kasus Bibit-Chandra ke pengadilan setelah PK-nya ditolak MA. Namun, baik dari pihak Kejagung atau pun Istana telah membantah isu ini.
(anw/nrl)











































