Ical dan rombongan memulai naik sepeda dari Lapangan Rawamangun, Jakarta Timur, pukul 08.50 WIB, sampai Tugu Proklamasi tepat pukul 09.20 WIB. Sekitar 300 pesepeda juga ikut bergoes bersama Ical yang saat bersepeda sehat tersebut dikawal oleh beberapa motor gede (moge).
Ical memulai bersepeda sehat dari Rawamangun dalam rangka menjemput 33 atlet nasional yang telah berangkat dari Surabaya pada 16 Oktober menuju Jakarta dengan mengunakan sepeda balap. 33 Atlet nasional ini melakukan napak tilas perjuangan nasional dan singgah beberapa kabupaten di Pulau Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical merasa bangga dengan para atlet yang telah selesai melakukan perjalanan maraton dari Surabaya ke Jakarta dengan sepeda. Tapi sesekali dia mengumbar canda.
"Sebenarnya saya ragu sih apa mereka bisa sampai ke Jakarta, eh ternyata bisa," gurau ical.
"Ini sepedanya dititipkan ke kereta api atau nggak? Tapi nggak ah, saya tiap hari dapat laporan dari kabupaten yang disinggahi atlet kita ini," imbuh Ical.
Berbicara soal sepeda, Ical mengatakan olah raga yang mengandalkan otot kaki ini sangat baik. Terlebih, bersepeda bisa mengurangi polusi udara'
"Ini sangat baik, karena dapat mempopulerkan Partai Golkar ke Masyarakat. Sepeda itu kendaraan sehat antipolusi. Dengan sepeda kita mengurangi jumlah polusi," tutup politisi yang juga pengusaha ini.
(anw/nrl)











































