Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (23/10/2010), pukul 14.00 WIB, massa Bendera tiba-tiba muncul di Terminal 2D, Bandara Cengkareng. Dengan menumpang Metro Mini, massa langsung berorasi di depan terminal.
Hampir 4 lajur jalan di terminal 2D dipakai massa untuk beraksi. Sejumlah atribut demo pun dibawa berupa bendera Merah Putih ukuran kecil, dan spanduk yang salah eja sweeping bertuliskan "MOHON MAAF PERJALANAN ANDA TERGANGGU. SWIFING ANGGOTA DPR!"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korupsi," teriak massa.
Aksi yang dilakukan massa Bendera cukup menarik perhatian pengunjung bandara. Saat tiba di bandara, pengunjung banyak yang heran dan kaget. Sejumlah pengunjung mengerumini demonstran untuk menonton aksi.
Tak lama aksi berlangsung, petugas keamanan bandara dan polisi pun tiba di lokasi. Mereka tampak mengamankan aksi demo. Hingga pukul 14.30 WIB, belum tampak seorang anggota BK pun yang tiba di lokasi.
Sebelumnya rencana keberangkatan anggota BK ini sudah menuai kontroversi. Namun BK tetap ngotot berangkat ke Yunani. Studi banding DPR ke Yunani ini menghabiskan anggaran Rp 2,2 miliar.
Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir menuturkan tujuan dari kunjungan tersebut untuk mempelajari pola Parlemen Yunani yang bebas rokok. Ketua BK DPR Gayus Lumbuun mengatakan, ada sekitar 11 orang yang akan berangkat ke Yunani. Mereka terdiri dari delapan orang anggota Dewan dan tiga staf ahli.
Gayus mengaku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah kepergian koleganya itu. Pasalnya, kepemimpinan di BK bersifat kolektif kolegial. (gus/mok)










































