Studi Banding ke Luar Negeri Cara Paling Primitif

Studi Banding ke Luar Negeri Cara Paling Primitif

- detikNews
Sabtu, 23 Okt 2010 11:44 WIB
Studi Banding ke Luar Negeri Cara Paling Primitif
Jakarta - Anggota Dewan masih terus saja melakukan studi banding ke luar negeri. Padahal dengan pergi ke luar negeri, DPR justru sedang melakukan cara paling primitif dalam melakukan studi mereka.

"Ini cara paling primitif yaitu datang berbondong-bondong ke negara lain," ujar Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang.

Sebastian mengatakan itu dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebastian menjelaskan, ada beberapa cara yang lebih efektif dan efisien dalam melakukan studi banding. Pertama, anggota Dewan bisa mengirimkan staf ahli mereka ke negara yang dituju.

DPR juga bisa saja mengundang parlemen negara sahabat untuk mempresentasikan di depan Anggota Dewan. Atau dengan bertanya pada kantor kedutaan negara sahabat di Indonesia.

"Keempat dengan korespondensi," tegasnya.

Studi banding yang dilakukan DPR, menurut Sebastian, sering kali sia-sia. Sebagai contoh, studi banding yang pernah dilakukan anggota Dewan soal kemacetan dan jalan raya di Eropa.

"Apa yg terjadi? Jakarta makin macet," tandasnya.

(mok/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads