Api di Pergudangan Kosambi Padam, Korban Luka Bakar Jadi 5 Orang

Api di Pergudangan Kosambi Padam, Korban Luka Bakar Jadi 5 Orang

- detikNews
Sabtu, 23 Okt 2010 07:21 WIB
Tangerang - Kebakaran di Pergudangan Pergudangan Kosambi Permai, Desa Jati Mulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang dinyatakan polisi telah padam sejak Sabtu (23/10/2010) pukul 02.00 WIB dini hari. Korban yang menderita luka bakar pun bertambah menjadi 5 orang. 

“Sudah sejak pukul 02.00 WIB mati. Hanya tinggal bara-nya dan asapnya saja kok,” ujar Kapolsek Teluknaga AKP M Amar kepada detikcom hari ini.

Amar juga mengatakan, jumlah korban bertambah dari tiga orang menjadi lima. Satu orang bernama Sanan ada di klink dekat pergudangan. Sedangkan empat orang lainnya, yang menderita luka bakar 50 persen ada di RS Pluit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Yang empat saya tidak hafal. Hanya saja luka bakarnya lima puluh persen,” jelas Amar yang belum tidur semalaman karena kebakaran ini.

Amar juga memastikan, jumlah gudang yang terbakar versi pihaknya berjumlah 14 unit. Hal itu, imbuh Amar, sesuai dengan jumlah pintu yang dicatat pihaknya. Namun, Amar menjelaskan, kenapa sebelumnya dinyatakan 7 unit gudang, mungkin karena pemiliknya sama dan bersebelahan. 

“Gudang yang terbakar catatan kami ada 14 unit, api juga bukan berasal dari gudang No 18 melainkan dari gudang No 22, yang sampai saat ini saya tidak tahu juga mereka memproduksi kimia untuk apa. Korban yang berjatuhan tidak banyak karena posisi gudang saat itu sepi, korban lima orang itu sendiri dari gudang nomor 23,” katanya.

Keracunan


Penonton kebakaran di Pergudangan Kosambi Permai,  ini juga diharapkan minum susu. Hal itu dianjurkan Dewi, seorang pegawai ahli kimia yang gudang bahan kimia tempatnya bekerja berhasil selamat dari amukan si jago merah.

"Kalau tidak mau keracunan wajib pakai masker, minum susu dan minum kelapa hijau," ujar Dewi yang bekerja di salah satu perusahaan farmasi ini.

Dewi sendiri mengaku, setiap hari dirinya terpaksa meminum susu atau minimal minum kelapa hijau."Kalau tidak minum susu, dampaknya pusing dan keracunan," ujar Dewi.

(nwk/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads