Haiti Epidemi Kolera Pasca Gempa, 140 Orang Tewas

Haiti Epidemi Kolera Pasca Gempa, 140 Orang Tewas

- detikNews
Sabtu, 23 Okt 2010 02:41 WIB
Haiti Epidemi Kolera Pasca Gempa, 140 Orang Tewas
Port-au-Prince - Setelah diguncang gempa 7 Skala Richter (SR) pada Januari 2010 lalu, kondisi Haiti belum sepenuhnya pulih. Kini Haiti dinyatakan epidemi kolera karena sistem sanitasi yang buruk.

World Health Organization (WHO) mengatakan penyakit diare yang mematikan ini sudah menginfeksi lebih dari 1.500 orang di Haiti. Hal ini membuatnya menjadi epidemik pertama di abad 21 ini.

"Ini adalah suatu epidemi kolera," ujar pejabat Pan American Health Organization (PAHO), kantor regional World Health Organization (WHO) Dr Michel Thieren seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/10/2010).

Sementara Kepala Satgas Pengendalian Kolera Global WHO Dr Claire-Lise Chaignat mengatakan Haiti belum pernah mengalami penyakit kolera sejak sekitar 100 tahun lalu.

Chaignat mengatakan diare ini membunuh orang dewasa, anak-anak dan lansia yang memiskinkan populasi yang tidak memiliki kekebalan terhadap bakteri penyebab kolera. Bakteri kolera berkembang dalam kondisi sanitasi yang buruk.

Presiden Haiti Rene Preval telah mengkonfirmasi epidemi kolera itu menyebabkan diare akut. Rumah sakit-rumah sakit di Haiti pun kebanjiran pasien yang lemas dan dehidrasi. Banyak pasien yang meninggal dalam hitungan jam.

Kasus terparah terjadi di kawasan Lower Artibonite dan Central Plateau.

"Sekarang kita ingin memastikan warga waspada, mencegah mereka dari kontaminasi," kata Preval.

Salah satu pekerja kemanusiaan yang mengunjungi RS besar di Saint-Marc mengatakan 'pemandangan horor' terhadap epidemi ini.

"Halaman penuh dengan pasien yang dipasangi infus. Baru saja turun hujan dan orang-orang bergelimpangan di tanah di atas sprei basah yang sebagian penuh feses," ujar pekerja kemanusiaan dari Operation Blessing International David Darg.

Darg mengatakan mengatakan bahwa penduduk desa di sekitar Saint-Marc memohon untuk air bersih.

Kolera biasanya terjadi karena mengkonsumsi air dan makanan yang terkontaminasi bakteri kolera. Kolera tak menular dari orang ke orang, tapi outbreak bisa terjadi di suatu komunitas padat yang hidup dengan sanitasi buruk.

Dikhawatirkan penyakit kolera ini bisa menyebar di kamp pengungsi gempa yang tinggal di antara reruntuhan ibukota Haiti, di mana 1,5 juta orang hidup di bawah tenda dan terpal.

(nwk/nwk)


Berita Terkait