Korban Penembakan Dirawat Intensif

Perampokan di Kompleks PLN

Korban Penembakan Dirawat Intensif

- detikNews
Jumat, 22 Okt 2010 17:32 WIB
Jakarta - Gufron, pembantu rumah tangga dari Andi Arslan Djunaedi yang ditembak dalam perampokan di kompleks PLN Senayan, masih menjalani perawatan. Pemuda asal Pemalang ini telah selesai dioperasi. Petugas medis kini berusaha mengembalikan kesadaran Gufron.

Pantauan detikcom di Ruang ICU di Lantai 5, RS AL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (22/10/2010), pukul 16.45 WIB, Gufron tampak sudah setengah sadar. Tangannya terlihat bergerak-gerak.

"Gufron sekarang dirawat ya," ujar seorang petugas medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lepas menggerakkan tangan, Gufron yang baru bekerja 2 bulan di kediaman Andi ini juga terlihat menggerak-gerakkan badannya. Dia seperti mencoba hendak bangun.

Pada sekitar pukul 11.00 WIB, 5 orang perampok termasuk satu yang membawa pistol, menyatroni kediaman Andi yang juga Wakil Direktur Kospin Jasa. Pelaku menggondol uang Rp 50 juta dan perhiasan.

Pelaku sempat menembak Gufron, dan peluru kaliber 32 pun menembus perut sebelah kiri. Peluru tembus, dan mengakibatkan Gufron mengalami luka parah. Dia pun mesti dioperasi.

(ndr/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads