"Ledakan berasal dari tabung gas 3 kg saat pegawai rumah makan tersebut sedang memasak," ujar salah seorang saksi Yanto di tempat kejadian, Jl Melati, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Jumat (22/10/2010).
Menurut Yanto, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan mencederai 3 orang yaitu Dwi dan Wati dan Armin yang merupakan pemilik rumah makan tersebut. Ketiganya mengalami luka bakar cukup serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yanto menceritakan, saat pegawai rumah makan tersebut memasak, tiba-tiba muncul percikan listrik dari sakelar yang berada tidak jauh dari kompor dan tabung gas.
"Setelah ada percikan api tiba-tiba gas 3 kg meledak dan tabung terbang sejauh 3 meter sebelum terbentur tembok," jelasnya.
Diduga tidak hanya gas dari tabung 3 kg yang meledak. Karena tabung gas ukuran 12 kg yang berada tidak jauh dari kompor juga bergoyang-goyang dan mengeluarkan bunyi ledakan yang cukup keras.
"Untungnya tidak melayang dan para pegawai yang tidak berada di dapur cepat menyiram kompor dan tabung gas dengan air dan menempelkan kain basa di regulator," terangnya.
Mendengar ledakan, para warga yang berada disekitar rumah makan tersebut segera membantu korban dan membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Koja.
"Saat ledakan juga ada pengunjung. Untungnya pengunjung tidak terluka dan langsung pergi," tutur Yanto.
Pantauan detikcom, rumah makan d berukuran 5X7 meter tampak penuh dengan genangan air. Bagian dinding dapurnya terdapat noda hitam bekas kebakaran dan ruangan makan berantakan dengan sendok yang berserakan di lantai.
(fiq/ken)











































