"Memang mungkin ada yang jalan-jalan kalau studi banding, tapi kalau kita (BK) tidak. Tujuan pokoknya kita akan menemui Ketua DPR Yunani, tokoh masyarakat, dan tokoh kampus," kata anggota BK DPR, Ali Maschan Moesa saat dihubungi detikcom, Jumat (22/10/2010).
Dia menjelaskan, kunjungan ke Yunani itu sepenuhnya atas perintah pimpinan DPR. Tujuannya pun berguna bagi perbaikan etika kalangan anggota dewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yunani, lanjut Ali, memiliki kode etik yang sempurna, dan kunjungan ke sana juga bagian dari menyelesaikan aturan kode etik periode 2004-2009 lalu.
"Ini bermanfaat, kita perlu penyempurnaan kode etik," imbuhnya.
Anggaran untuk bepergian ke Yunani pun, lanjut Ali tidak sampai menyedot dana besar. "Kurang dari Rp 1 miliar," imbuhnya.
Bagaimana kalau ada anggota BK yang pergi ke Yunani membawa istri? "Saya tegaskan kalau ada yang bawa itu tidak pakai uang negara, itu biaya sendiri. Kunjungan ke Yunani ini menyangkut mempelajari kode etik," tutupnya.
(ndr/asy)










































