Lega Bunuh Karyadi, Muryani Akan Jalani Tes Kejiwaan

Mutilasi di Cililitan

Lega Bunuh Karyadi, Muryani Akan Jalani Tes Kejiwaan

- detikNews
Jumat, 22 Okt 2010 10:54 WIB
Jakarta - Istri kedua Karyadi (53), Muryani, menyesal telah memutilasi sang suami. Namun, Muryani mengaku lega telah melampiaskan sakit hatinya yang menggunung. Ia akan menjalani tes kejiwaan.

"Tersangka akan kita cek kejiwaannya. Suratnya sudah kita layangkan untuk psikiater di RS Polri," kata Kasat Reskrim Jakarta Timur Kompol Nicholas A Lilipaly kepada detikcom, Jumat (22/10/2010).

Nicholas mengatakan, saat diperiksa polisi, Muryani menangis menyesali perbuatannya. Ia mengaku gelap mata. Ibu satu anak ini juga siap menjalani apa pun hukumannya. "Namun tersangka mengaku lega (telah melampiaskan sakit hati). Kondisinya stabil," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nicholas menuturkan, Muryani juga mengaku sempat diancam Karyadi sebelum peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi.

"Tersangka diancam mau dicerai dan dibunuh karena sering menanyakan tindakan Karyadi yang selalu datang ke istrinya yang lain. Karyadi dianggap telah mengkhianati janji-janjinya setelah menikahi tersangka. Padahal, tersangka sudah bekerja keras membantu mencari nafkah untuk Karyadi," papar dia.

Muryani menggorok leher Karyadi saat pria itu dalam keadaan setengah sadar. Setelah itu, tubuh korban dipotong-potong menjadi 14 bagian.

Muryani sebelumnya melumpuhkan korban dengan cara memukulnya dengan tabung gas ukuran 3 kilogram saat korban tidur. Korban dipukul di bagian wajah sebanyak 3 kali. Ia lalu membuang potongan tubuh suaminya ke kali di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.

Kejahatan ini dipicu oleh dendam Muryani yang tidak terima suaminya berkali-kali menikah. Karyadi setidaknya memiliki 4 istri dan beberapa kekasih.

(aan/nrl)


Berita Terkait