Teguran Partai Jurus Ampuh Buat Anggota DPR Kapok Studi Banding

Teguran Partai Jurus Ampuh Buat Anggota DPR Kapok Studi Banding

- detikNews
Jumat, 22 Okt 2010 10:10 WIB
Teguran Partai Jurus Ampuh Buat Anggota DPR Kapok Studi Banding
Jakarta - Politisi Senayan tampaknya sudah tebal kuping dengan berbagai kritikan tajam dari berbagai kalangan terkait studi banding ke luar negeri. Pilihan terakhir yang bisa digunakan untuk menegur para anggota dewan ini adalah partai mereka masing-masing.

"Mungkin cara yang paling bisa digunakan adalah pimpinan fraksi atau partainya langsung yang menegur kader mereka yang ada di DPR," ujar pengamat politik Andrinof Chaniago saat berbincang dengan detikcom, Jumat (22/10/2010).

Adrinof mengatakan, keanehan studi banding anggota dewan ini semakin terlihat dengan jarak kepergiannya yang secara berurutan. Padahal menurutnya, kalau hanya ingin belajar untuk pembuatan undang-undang banyak mekanisme yang bisa dipilin dan lebih minim biaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dengan cara begini, bisa saja kunjungan yang dilakukan secara bergantian ini adalah kesepakatan antar partai untuk membagi jatah perjalanan ke luar negeri," ucapnya.

Kekuatan partai menurut Adrinof cukup mempengaruhi psikologis dari invidu kader yang berada di lingkungan DPR.

"Jadi kalau di partai mengkomunikasikan dan bilang tidak penting, kemungkinan besar mereka tidak akan menolak," lanjut dia.

Ulah anggota DPR periode ini menurutnya tidak jauh bebeda dengan anggotanya terdahulu. Hanya saja yang lebih parah anggota DPR saat ini lebih cuek dan tidak sensitif pada tuntutan publik.

"Semakin jelaslah mereka pada tahap ini ingin mengembalikan modal saat kampanye dulu. Mereka banyak utang," tandas Andrinof.

Sebelumnya, beberapa komisi di DPR termasuk alat kelengkapan seperti Baleg dan BK DPR sibuk mengadakan lawatan kerja ke luar negeri. Diawali oleh Komisi X, Komisi IV, Komisi VIII, Komisi III, dan segera akan diikuti Komisi II.

Sedangkan untuk Baleg DPR, Senin (19/10) lalu juga terbang menuju Jepang dan akan segera diikuti Badan Kehormatan DPR menuju Yunani.
(lia/vit)


Berita Terkait