Pelepasan dua merpati putih itu merupakan akhir dari ritual doa-doa peringatan seribu hari wafat mendiang penguasa rezim Orde Baru tersebut. Pelepasan merpati disaksikan ribuan orang yang menghadiri doa tahlil di rumah milik keluarga Cendana tersebut.
Probo yang mengenakan pakaian serba putih dan Mamiek mengenakan kebaya hitam, melepas kedua merpati tersebut sekitar pukul 21.15 WIB. Merpati yang dilepas segera terbang lepas dan menghilang di kegelapan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direncanakan, sebagai puncak acara peringatan seribu hari adalah pemasangan maejan atau mahkota nisan di atas pusara Pak Harto di Astana Giribangun. Pemasangan mahkota batu nisan itu direncanakan akan dilakukan Jumat (22/10) pagi, dan akan dihadiri seluruh putra-putri Pak Harto.
(mbr/rdf)











































