"Tas itu adalah hadiah dari penerbangan Garuda. Saya juga sudah minta Garuda supaya meneliti lebih seksama. Pertama, kualitas barang harus baik," kata Suryadharma di Istana Bogor, Kamis (21/10/2010).
Dia menjelaskan tas itu sepenuhnya diurus pihak Garuda Indonesia. Selain kualitas yang mesti baik, dia juga berharap Garuda bisa melakukan distribusi dengan tepat waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryadharma memastikan tas itu tidak termasuk komponen biaya dan sepenuhnya diurus Garuda. Apa benar perusahaan yang memproduksi tas itu ditunjuk langsung tanpa tender dan tas itu produk dari China?
"Tender urusan Garuda. Semua itu urusan Garuda. Tas itu free," tutupnya.
Salah satu tas rusak terjadi di Ambon. Ratusan tas yang akan digunakan jamaah haji Maluku terlihat rusak di kantor Dinas Agama setempat. Tas ini diberikan pihak Garuda Indonesia dan Bank Mandiri.
(ndr/nrl)










































