Golkar: PKS Boleh Usul Dahlan Iskan Jadi Menteri ESDM

Golkar: PKS Boleh Usul Dahlan Iskan Jadi Menteri ESDM

- detikNews
Kamis, 21 Okt 2010 15:42 WIB
Golkar: PKS Boleh Usul Dahlan Iskan Jadi Menteri ESDM
Jakarta - Partai Golkar angkat bicara terkait usul PKS mengajukan Dirut PLN Dahlan Iskan menjadi Menteri ESDM. Golkar menilai setiap parpol bebas mewacanakan menteri yang disukainya.

"Saya dengar PKS akan mengusulkan Dahlan Iskan menjadi menteri ESDM. Ya boleh saja namanya usul, namanya usaha siapa tahu benar-benar diajukan Presiden," ujar Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10/2010).

Hal ini disampaikan Priyo menyusul pernyataan Wasekjen PKS Zulkieflimansyah yang mengusulkan agar Dahlan Iskan dijadikan Menteri ESDM. Zul menuturkan usulannya setelah mengkritisi kinerja Menteri ESDM Darwin Saleh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Priyo menganggap wajar usulan PKS tersebut. Pasalnya, Priyo sendiri mengaku mendengar isu reshuffle kabinet yang kian kencang.

"Dari pendapat pejabat teras PD sih saya mendengar reshuffle kabinet semakin menguat," kata Priyo sambil tersenyum.

Namun demikian, Priyo menuturkan, Golkar tidak dalam posisi mendukung pilihan PKS tersebut. Golkar memilih jalan aman untuk  menyerahkan keputusan akhir kepada presiden.

"Golkar tisak mau ikut-ikutan campur sejauh itu karena itu kewenangan Presiden, tapi siapa tahu itu berhasil," ucap Priyo.

Sebelumnya, Zulkieflimansyah menuturkan sebaiknya SBY mengganti Menteri ESDM Darwin Saleh dengan Dahlan Iskan. Dahlan dinilai cukup profesional untuk menempati posisi tersebut.

"Usulan saya yang cocok jadi Menteri ESDM itu Dahlan Iskan, saya kira dia sosok yang tidak punya kepentingan karena daya di Kementerian ESDM itu daya  tariknya luar biasa," terang Zul.

Zul memuji kinerja Dahlan yang tegas dalam mengelola PLN. Sementara itu, Menteri ESDM saat ini dirasa belum optimal mengamankan sektor energi.

"Di Komisi VII yang kita hadapi memang Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup, dan Menristek yang kinerjanya belum optimal," sebut Zul.

(van/gun)


Berita Terkait