"Semua selamat. 101 Penumpang sudah meninggalkan lokasi. Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan dengan bus hingga Bandung," ujar Kahumas Daops II PT KAI Bambang S Prayitno saat dihubungi detikcom, Kamis (21/10/2010).
Peristiwa terjadi pada hari ini pukul 04.43 WIB. Menurut Bambang, longsoran tanah itu berasal dari bukit yang tidak jauh dari rel KA. Panjang longsoran tanah di rel tersebut adalah sekitar 18-25 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat menabrak longsoran tanah tersebut, KA eksekutif itu anjlok. Lokomotif dan satu gerbong di belakangnya dalam kondisi hampir keluar rel.
Pada pukul 04.00 WIB sebenarnya petugas periksa jalan ekstra sudah berjalan kaki di sepanjang rel untuk mengecek kondisi rel. Saat itu belum ada longsoran. Tapi hanya dalam waktu tak kurang dari 40 menit setelah pemeriksaan malah ada longsoran yang akhirnya ditabrak KA Harina jurusan Semarang Tawang - Bandung.
Masinis KA tidak melihat longsoran karena lokasinya di dekat tikungan. Tak ayal, hidung lokomatif pun menabrak gundukan tanah tersebut.
"Kami sudah penghijauan di sekitar rel. Tapi nggak cukup PT KAI saja, warga sekitar juga kami mohon partisipasinya untuk penghijauan dan tidak mengubah fungsi lahan. Kami juga akan lebih intensifkan juru periksa jalan, supaya minimal ada deteksi dini," terang Bambang.
(vit/nrl)










































