Boediono dan rombongan tiba di Great Hall People, yang bersebelahan dengan Lapangan Tiananmen, Rabu (20/10/2010), sekitar pukul 18.00 waktu Beijing. Ia disambut oleh Xi Jin Ping dan sejumlah petinggi China lainnya.
Turut hadir mendampingi Wapres petang ini adalah Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri BUMN Musthafa Abukakar, serta pejabat eselon I di lingkungan Setwapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih kepada Wakil Preiden Indonesia yang datang dari kejauhan setelah expo di Nanning langsung ke Beijing. Ini sudah mencerminkan perhatian yang besar dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Tiongkok," kata Xi Jinping.
Ia melanjutkan, tahun ini adalah tahun hubungan diplomatik pemerintah Indonesia-China ke-60. Ia menyebut kerjasama kedua negara dalam berbagai bidang berkembang dengan cepat. Kerjasama di bidang ekomomi berbuah sangat besar.
"Saya sampaikan terimakasih atas waktu seluruh delegasi RRT untuk bisa bertapa muka. Kami membawa beberapa menteri, mulai dari Nanning hingga Beijing. Kami mendapatkan penyambutan yang hangat dan ramah sejak mendarat," balas Wapres Boediono.
Sesi awal pertemuan bilateral tersebut terbuka untuk pers. Para wartawan diperbolehkan mengambil gambar. Namun, sekitar 10 menit kemudian, pers diminta keluar dan kembali lagi pada sesi penandatanganan MoU.
(irw/anw)











































