"Tadi tim pengawas memanggil manajemen Bank Mutiara, dan kita akan fokus mengejar aset yang masih ada di Swiss," ujar anggota timwas Century, Achsanul Qosasi, kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2010).
Achsanul menuturkan, timwas memuji pertumbuhan Bank Mutiara yang makin sehat. Diharapkan pertumbuhannya semakin optimal dan cepat mengembalikan uang negara yang hilang saat masih bernama Bank Century itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Achsanul menuturkan, DPR memberikan keleluasaan bagi Bank Mutiara untuk fokus dalam pengembangan usaha. Sementara itu, DPR bersama LPS akan mengejar sisa aset yang masih mengendap di Swiss.
"Pemulihan aset menjadi fokus DPR bersama LPS. Kita akan meminta laporan dari Bank Mutiara dan langsung mengejar aset tersebut," terang Achsanul.
Bank Mutiara juga diminta tidak fokus pada pengembalian uang milik nasabah Antaboga. LPS akan mengusahakan pemulihan aset tersebut secara berkala.
"Tidak ingin terganggu dengan uang nasabah Antaboga. Tapi kami ingin direksi Bank Mutiara menyampaikan progres report untuk melihat kemajuan pemulihan aset di Swiss," terang Achsanul.
Selain itu, DPR juga membentuk tim khusus untuk mengevaluasi report dari Bank Mutiara. Progress report tersebut kemudian akan dibahas untuk dicarikan solusinya.
(van/lh)










































