"Hal itu saya tidak tahu. Diserahkan ke wakil pimpinan yang koordinir," kata Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2010).
Menurut politisi Demokrat ini, Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menangani izin kunjungan anggota ke luar negeri. Semua rencana perjalanan harus lewat sepengetahuan politisi PDIP tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak semua permintaan kunjungan diberi izin. Menurut Marzuki, sudah ada permintaan dari Komisi V DPR yang ditolak oleh Pramono.
"Hanya saja pencoretan itu nggak pernah diekspose. Jadi nggak kelihatan," sambungnya.
Hingga saat ini, Marzuki belum tahu apa saja aktivitas 8 anggota BK DPR selama di Yunani. Namun dia memastikan, apa yang dilakukan di negeri demokrasi tertua tersebut, sudah sesuai perencanaan.
"Kan ada TOR-nya. Tapi lebih baik tanya wakil ketua sajalah," tutupnya.
(mad/lrn)










































