Penyusup Ditangkap Saat Calhaj Akan Tinggalkan Madinah

Laporan dari Arab Saudi

Penyusup Ditangkap Saat Calhaj Akan Tinggalkan Madinah

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2010 17:28 WIB
 Penyusup Ditangkap Saat Calhaj Akan Tinggalkan Madinah
Jakarta - Ada insiden bak film action ketika jamaah calon haji (calhaj) hendak meninggalkan Madinah menuju Mekkah. Seorang pria mencurigakan masuk ke bus jamaah dan sempat kejar-kejar dengan petugas sebelum ditangkap.

Jamaah, mulai pukul 06.30 WIB Rabu (20/10/2010), mulai bergeser dari Madinah menuju Mekkah. Pemberangkatan jamaah calon haji ditandai dengan pelepasan yang dilakukan Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Subakin Abdul Muthalib terhadap kloter Medan 1 di Pemondokan Wefadah Al Zahra, Sektor II Madinah.

Setelah melakukan memberikan sambutan untuk melepas jamaah, Subakin mencurigai seorang pria yang naik motor dengan kecepatan tinggi. Subakin makin curiga ketika tidak lama kemudian melihat pria aneh itu masuk ke bus yang akan membawa jamaah ke Mekkah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia membawa 50 keping kaset, nggak tahu itu kaset apa. Yang pasti berjualan pada jamaah, itu hanya modus saja," kata Subakin.

Subakin lantas menggertak pria mencurigakan itu. "Kamu mau ngapain?" gertak pria asal Semarang itu.

Yang digertak bukannya menjawab malah melarikan diri dengan sekencang-kencangnya. Petugas pengamanan pun mengerjar pria aneh tersebut. Sang penjual kaset makin kencang larinya sampai menabrak jamaah haji asal India.

"Akhirnya saya berhasil menangkapnya. Kita serahkan dia kepada polisi Arab Saudi," jelas Subakin.

Penangkapan tersebut merupakan penangkapan ketiga yang dilakukan Daker Madinah untuk mengantisipasi tindak kriminal terhadap jamaah Indonesia. Dua dari penangkapan itu dilakukan oleh Kadaker sendiri.

4 Koper Hilang

Sementara itu jamaah asal Medan mengaku 4 koper mereka hilang. Saat turun di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, koper tersebut masih ada. Namun ketika sampai di Madinah tas mereka tidak ditemukan.

Menyikapi pengaduan tersebut, Subakin memerintahkan segera dilakukan pelacakan untuk menemukan koper tersebut. Ia berharap koper tersebut bisa segera ditemukan.

"Kasihan jamaahnya, kalau kopernya belum ditemukan kan tidak bisa berganti pakaian. Harus dilakukan pelacakan," kata Subakin.


(iy/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini