Patrialis: Masa Nggak Tahu Kerja Saya?

Reshuffle Kabinet

Patrialis: Masa Nggak Tahu Kerja Saya?

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2010 14:59 WIB
Patrialis: Masa Nggak Tahu Kerja Saya?
Jakarta - Isu reshuflle kabinet terus bergulir di tahun pertama pemerintahan SBY-Boediono. Sejumlah menteri pun terus mengevaluasi diri. Tak terkecuali Menkum HAM Patrialis Akbar yang merasa sudah maksimal bekerja.

"Ya kita serahkan saja ke presiden. Kita no comment saja, yang penting kita diperintahkan bekerja ya bekerja. Masa teman-teman nggak tahu kerja saya?," kata Patrialis usai rapat dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2010).

Menurut Patrialis, selama setahun pemerintahan, banyak kemajuan yang ditorehkan dalam bidang hukum. Baik di lembaga kepolisian, kejaksaan agung, KPK maupun lembaga lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu indikasinya adalah penanganan kasus mafia pajak Gayus Tambunan. Menurut dia, penetapan tersangka terhadap Komjen Susno Duadji adalah sebuah prestasi tersendiri di kepolisian.

"Perkembangan penegakan hukum sangat dahsyat. Kita lihat sekarang mulai dari kepolisian, kapan sejarahnya polisi bintang tiga kabareskirm jelas aktif sebagai kabareskrim bisa jadi tersangka," jelasnya.

Politisi PAN ini juga memberikan contoh soal banyaknya kepala daerah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.

"Kapan sejarahnya begitu banyak para gubernur, bupati bahkan mantan menteri jadi tersangka di KPK sekrang, kapan, inilah saatnya. Artinya penegakan hukum di negara kita sudah baik," paparnya.

Saat ditanya soal beberapa kasus yang belum memberi rasa keadilan publik, seperti nenek Rusminah yang ditahan gara-gara mencuri piring dan sop buntut, Patrialis menegaskan itu adalah pekerjaan bersama. Ke depan masih banyak pekerjaan yang sudah diperbaiki.

"Itulah tugas kita bersama. Kalau dibandingkan masih jauh yang lebih baik dong. Makanya penjara kita penuh," tutupnya

(mad/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads