Sempat Dikejar-kejar, Bule Stres di Bundaran HI Ditangkap

Sempat Dikejar-kejar, Bule Stres di Bundaran HI Ditangkap

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2010 14:42 WIB
Sempat Dikejar-kejar, Bule Stres di Bundaran HI Ditangkap
Jakarta - James Mathew, bule stres yang berenang di kolam Bundaran HI akhirnya ditahan polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Sebelum ditangkap, James sempat kejar-kejaran dengan petugas kebersihan yang memburunya.

Pantauan detikcom, Rabu (20/10/2010), James sempat berenang di kolam bundaran HI sekitar 30 menit. Salah seorang petugas kebersihan lalu sengaja turun ke kolam untuk menangkap James.

Namun melihat dirinya mau ditangkap, James berenang dan menghindar. Petugas mencoba mengejar, namun tidak berhasil menangkap James.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

James mau menyerahkan diri ketika kakinya terbentur di Tugu Selamat Datang. Karena merasa kesakitan, James mau saja menepi ketika dipanggil oleh Kepala Pos Polisi Bundaran HI, AKP M Nababan. Saat menepi itulah, James langsung diringkus petugas.

James akhirnya ditangkap petugas sekitar pukul 14.00 WIB. Saat James naik ke tepi kolam, James langsung ditengkurapkan, tangannya diborgol.

Saat menyerahkan diri, kemacetan sempat terjadi di jalan sekitar bundaran. Sebab, banyak pengendara jalan yang menghentikan kendaraan, untuk mengambil gambar James.

Bukan hanya pengendara jalan yang menonton aksi James, tapi juga pengunjung hotel di sekitar kawasan Bundaran HI, juga menonton James lewat jendela kamarnya.

Sebelumnya, James datang di kawasan bundaran HI sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangan James langsung mencolok karena ia berambut pirang, dengan gaya yang dekil. Celananya robek, dan tidak mengenakan alas kaki.

"Dia datang ke pos polisi tadi untuk berteduh dan terlihat bingung," ujar Nababan.

Menurut Nababan, saat James ditanya tentang keadaannya, pria tersebut cuma berkata sedikit dan hanya berbaring di lantai. Karena beraksen Inggris, polisi pun memanggilkan petugas Kedubes Inggris.

Saat ditanya apa yang dia inginkan sekarang, James menuliskan jawabannya di sebuah kertas: "I wanna go home". James mengaku berada di Indonesia sejak tahun 2009 dan saat itu dia berada di Kuta, Bali, sebelum berangkat ke Jakarta. James juga membantah dirinya sebagai korban perampokan.

"Nothing happen and I lost," tulis James yang beralamat di Stanford, Newtown, London, tersebut.

Petugas sempat membawa James untuk membuat laporan kehilangan di Pos Polisi Thamrin. James lalu dibawa ke kantor Kedubes Inggris. Namun rupanya hal itu tidak berlangsung lama.

James kemudian keluar lagi dan duduk-duduk di depan Kedubes Inggris. Polisi dan wartawan mengacuhkannya karena perhatian terfokus pada aksi unjuk rasa. Hingga akhirnya, James berulah dengan melompat ke kolam Bundaran HI.

(gun/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads