"Itu untuk kepentingan rapat paripurna. Kan Wapres, menteri semua hadir. Karena sidang kabinet lebih penting agendanya. Bukan dipercepat," kata juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di kantornya Gedung Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010).
Julian mengatakan,Β saat bertemu dengan pimpinan lembaga tinggi negara di DPR, Boediono juga sudah langsung berangkat ke China. Dia dijadwalkan saat itu juga akan kembali sebelum tanggal 21 Oktober 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Boediono berada di China untuk membuka 7th China-ASEAN Expo di Naning. Pada 20 Oktober 2010, dia dijadwalkan terbang ke Beijing untuk mengikuti puncak perayaan 60 tahun hubungan RI-China.
Menurut informasi yang diterima detikcom, jadwal kunjungan ke Wapres ini dipersingkat. Sejak 3 pekan sebelum berangkat, Wapres dijadwalkan berada di China sejak 18 Oktober hingga Jumat 22 Oktober.
Namun Boediono mengaku, ia akan terbang kembali ke Jakarta, Kamis (21/10/2010) sekitar pukul 01.00 dini hari waktu Beijing. Boediono diharapkan tiba di Jakarta pada pukul 11.00 WIB. Siang harinya sekitar pukul 13.00 WIB, ia dan para menteri yang ikut ke China harus mengikuti rapat kabinet.
Wapres mengadakan kunjungan kerja ke China bersama Ibu Herawati menggunakan pesawat kepresidenan tipe RJ 85 yang harus transit beberapa kali untuk mengisi bahan bakar sehingga memakan waktu lama.
(gus/fay)











































