Pria yang diketahui bernama James Mathhew tersebut terlihat stres dan tidak bisa berbicara banyak. Dia datang ke Bundaran HI dengan bertelanjang kaki dan mengenakan pakaian berwarna hitam yang kotor.
"Dia datang ke pos polisi tadi untuk berteduh dan terlihat bingung," ujar Kepala Pos Polisi Thamrin AKP M Nababan di posnya, Bundaran HI, Jakarta, Rabu (20/10/2010).
Menurut Nababan, saat James ditanya tentang keadaannya, pria tersebut cuma berkata sedikit dan hanya berbaring di lantai.
"Jadi karena aksennya dari Inggris kita panggilkan petugas dari kedutaan Inggris untuk mewawancarai dia," kata Nababan.
Saat ditanya apa yang dia inginkan sekarang, James menuliskan jawabannya di sebuah kertas: "I wanna go home".
Lebih lanjut, james juga menuliskan bahwa dia berada di Indonesia sejak tahun 2009 dan saat itu dia berada di Kuta, Bali, sebelum berangkat ke Jakarta. James juga membantah dirinya sebagai korban perampokan.
"Nothing happen and I lost," tulis James yang beralamat di Stanford, Newtown, London, tersebut.
James juga membawa sebuah tas jinjing berwarna cokelat. Di dalam tas tersebut, terdapat sebuah vcd tentang diving, sapu lidi, kunci mobil bermerek Daihatsu, pakaian kotor, dan peralatan mandi.
Petugas langsung membawa James untuk membuat laporan kehilangan di Pos Polisi Thamrin dan kemudian membawanya ke kantor Kedutaan Besar Inggris.
(fiq/lrn)











































