Nudirman: Mau Pergi ke LN Dibayari Negara? Jadi Anggota DPR Saja

Nudirman: Mau Pergi ke LN Dibayari Negara? Jadi Anggota DPR Saja

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2010 08:00 WIB
Nudirman: Mau Pergi ke LN Dibayari Negara? Jadi Anggota DPR Saja
Jakarta - Rencana Badan Kehormatan (BK) DPR ke Yunani sepertinya tak bisa lagi dibendung. Tekad bulat sudah ada di hati mereka. Lontaran kritik pun ditanggapi sinis oleh anggota Dewan.

"Udahlah, kalau Anda mau pergi ya pergi. Tapi bayar sendiri. Tapi kalau mau dibayari negara ya jadi anggota DPR, itu saja," kata Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir kepada detikcom.

Hal tersebut disampaikan saat ditanya soal banyaknya kritikan yang disampaikan terkait kunjungan tersebut, Selasa (19/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nudirman adalah ketua rombongan tim yang akan melakukan studi banding ke Yunani pada tanggal 23 Oktober 2010. Dia akan berangkat bersama 7 anggota lain, minus sang Ketua BK DPR Gayus Lumbuun.

Menurut politisi Golkar ini, keberangkatan menuju Yunani bertujuan agar DPR lebih maju dalam hal aturan kode etik. Jika itu tidak dilakukan, maka sistem yang ada akan jalan di tempat.

"Kalau tidak, kita anggota DPR ini seperti katak dalam tempurung," tegasnya.

Saat ditanya soal anggaran yang digunakan untuk perjalanan tersebut, Nudirman enggan menjelaskan. Dia hanya mengatakan, biaya ke Yunani tidak terlalu besar.

"Cuman karena terlihat gede, kita jadi dinomorduakan," tambahnya.

Terkait Ketua BK Gayus Lumbuun yang mempertanyakan manfaat kunjungan ini, Nudirman tidak menggubrisnya. Bagi dia, kualitas produk aturan setelah BK pulang dari Yunani jauh lebih penting dibandingkan mengurusi masalah internal.

Kritikan soal perjalanan ke luar negeri anggota Dewan terus dilontarkan. Namun hal ini tidak membuat mereka tergerak.

Sejak beberapa bulan lalu, sedikitnya ada beberapa kegiatan studi banding yang dilakukan DPR. Komisi III DPR sempat mengunjungi Inggris, lalu komisi VIII ke Amerika Serikat, dan Panja RUU Pramuka ke Afrika Selatan.

(mad/ape)


Berita Terkait