Tewasnya Sindu, berawal saat Sindu hendak mengambil seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sudah ditangkap warga, di Desa Grogol Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Selasa (19/10/2010) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Sebelumnya, warga setempat menangkap satu di antara 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor. Korban langsung diamankan di rumah Kadisa, salah satu perangkat Desa Grogol. Setelah menghubungi polisi, polisi datang dengan membawa satu mobil untuk membawa pelaku curanmor ke Polsek Kapetakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa lantas menghajar pelaku curanmor. Tanpa sengaja, Briptu Sindu terkena hantaman batu di kepala bagian belakang hingga tersungkur.
Sementara itu, pelaku curanmor yang belakangan diketahui bernama Ridwan, warga Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, juga tewas dihakimi massa. Bahkan Ridwan sempat ditenggelamkan di sungai yang berada di depan rumah Kadisa.
Briptu Sindu langsung dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Klayan Cirebon. Korban akhinrya meninggal dunia di rumah sakit.
โKami tenangkan massa terlebih dahulu, belum ada penyelidikan dan pemeriksaan terhadap warga. Kami sedang berduka,โ kata Kapolres Cirebon AKBP Edy Mardiyanto di Rumah Sakit Pertamina Klayan Cirebon.
Saat ini, jasad Briptu Sindu disemayamkan di rumah orang tuanya di Desa Ciawi, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Sementara jasad Ridwan pelaku curanmor masih berada di kamar mayat RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.
Briptu Ade Suharto Sindu berumur 28 tahun, meninggalkan istri bernama
Sayi dan seorang anak berumur 5 bulan.
(ape/ape)











































