Wartawan peliput kegiatan RI 2 diinapkan di Nanning Hotel, yang berada di tengah kota. Sedangkan Wapres berikut rombongan utama, termasuk 3 menteri dan jubirnya, menginap di Li Yuan Resort.
Resort yang terletak di sebuah dataran tinggi di pinggir kota tersebut berjarak sekitar 30 menit perjalanan ke Hotel Nanning. Di Li Yuan terdapat sekitar 20 vila untuk menginap para pejabat delegasi China-ASEAN Expo 2010 di Nanning.
Dari jalan protokol menuju kawasan resort itu dihubungkan oleh jalan selebar 5 meter yang meliuk-liuk. Pengamanan ketat tampak diterapkan di pintu gerbang. Tidak sembarang orang bisa masuk ke lokasi elit tersebut.
Boediono tiba di resort yang sejuk dan berpemandangan indah itu pada Senin
(18/10/2010), menjelang tengah malam. Yopie, yang belum sempat memberi briefing kepada 11 wartawan saat masih di Jakarta, lalu menuju ke Hotel Nanning.
Karena baru pertama kali menginjakkan kaki di Li Yuan, lagi pula saat itu tengah malam, Yopie mengaku bingung. "Haduh, kalian bisa nangis kalau menginap di Li Yuan. Tidak ada orang yang boleh masuk, mobil jarang," kata Yopie kepada wartawan.
Tidak cuma kebingungan ketika keluar dari kompleks Li Yuan, Yopie pun tidak tahu jalan-jalan dan arah di Nanning. Sopir yang menyertainya rupanya juga tidak bisa diandalkan.
Akhirnya, ia tersesat tujuh kali di ibu kota provinsi Guangxi itu. "Kita tadi kesasar 7 kali, bahkan ke terminal," ucap Yopie sambil tertawa saat tiba di Nanning Hotel.
Di Nanning, Boediono melakukan serangkaian pertemuan dengan pemimpin setempat untuk membicarakan kerjasama lebih lanjut terutama dalam bidang ekonomi. Agenda utama Wapres adalah untuk membuka 7th China-ASEAN Expo, China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS), serta Rountable Dialogue dengan para pengusaha China dan Indonesia di People's and Hall of Guangxi.
(irw/ape)











































