Maswadi Rauf: DPR Kalau Menipu, Pintar Sedikitlah

Studi Banding ke Yunani

Maswadi Rauf: DPR Kalau Menipu, Pintar Sedikitlah

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2010 17:10 WIB
Maswadi Rauf: DPR Kalau Menipu, Pintar Sedikitlah
Jakarta - Rencana studi banding Badan Kehormatan (BK) DPR ke Yunani untuk belajar etika parlemen, sukses menuai kecaman rakyat. DPR seolah makin tidak peduli saat memaksakan kehendak, dengan menantang logika berpikir rakyat.

"Mereka nggak mendengarkan suara masyarakat. Kalau mau menipu agak pintaran sedikitlah," cetus pengamat politik UI Maswadi Rauf kepada detikcom, Selasa (19/10/2010).

Menurut guru besar ilmu politik UI ini, alasan belajar etika dari negara demokrasi pertama di dunia, adalah mengada-ada. Yunani hanya jaya di masa lalu, tapi sekarang demokrasi Yunani melempem daripada negara Eropa lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yunani justru sekarang demokrasinya nggak maju, nggak benar mereka itu," kata Maswadi.

Maswadi mengatakan dia tidak menentang studi banding asalkan program dan hasilnya jelas. Kalau BK DPR serius mau belajar etika di parlemen, seharusnya mereka bukan ke Yunani, tapi ke Inggris yang maju sistem parlementernya atau AS yang maju sistem presidensialnya.

"Atau malah ke Jepang kalau mau bicara nilai timur berpadu dengan demokrasi modern," jelas dia.

Maswadi pun menambahkan, studi etika politik bisa dilakukan tanpa harus pergi ke luar negeri. Banyak media dan bahan-bahan yang bisa dipelajari di Indonesia.

"Kalau mau belajar etika politik Plato, Aristoteles, nggak usah jauh-jauh ke Yunani. Kuliah saja sama saya di program S2 Ilmu Politik UI. Lebih murah jatuhnya," kata Maswadi sambil tertawa.

Pada 23 Oktober 2010 mendatang, 8 anggota BK DPR akan studi banding ke Yunani selama sekitar 6 hari. Mereka akan mendalami etika dan disiplin di tingkat parlemen.

"Mereka kan di situ kan sudah lama, sejak zaman Romawi kuno. Dari zaman dulu sudah ada. Bagaimana kehidupan senator itu, kita pingin tahu," ujar Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir, saat ditanya alasan studi banding ke Yunani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Rencana kepergian BK ini menambah panjang studi banding anggota DPR ke luar negeri. Terbaru, anggota DPR yang tergabung dalam Badan Legislatif (Baleg) juga akan studi banding ke Jepang dan Filipina. Kunjungan ini dianggap penting bagi Baleg ke depannya. Sepulangnya dari dua negara itu, mereka mengklaim dapat menghasilkan produktivitas yang cukup baik dan tinggi dalam penyusunan UU.

(fay/vit)


Berita Terkait