"Saya percaya reshuffle itu bukan solusi, yang harus dipikirkan pemerintah adalah meningkatkan kinerja. Reshuffle hanya menjelaskan selama ini kesalahannya, kambing hitamnya menteri dan tidak menyelesaikan masalah," kata Sekjen PKS Anis Matta di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10/2010).
Menurut Anis, tradisi mencari kambing hitam atas sebuah persoalan tidak baik. Sebab, semua menteri adalah pembantu presiden dan bekerja atas perintahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua DPR ini meminta peningkatan koordinasi antar-menteri sebagai langkah peningkatan kinerja di kabinet. Jika budaya reshuffle terus dijalankan, maka akan muncul ketidakpastian politik.
"Kalau kita cari kesalahan seperti itu tiap tgl 20 selalu ada reshuffle. Itu tidak salah tapi kita perlu belajar dari orde lama, tiap tahun ganti kabinet akhirnya rezimnya ambruk," paparnya.
Anis menegaskan, hingga saat ini belum ada pembicaraan soal reshuffle dengan Presiden SBY. "Presiden lebih tahu mana yang capable atau tidak," imbuhnya.
(mad/lh)










































