"Sama sekali nggak ada hambatan. Saya komunikasi dengan presiden terus menerus," kata Boediono di Liyuan Resor, Naning, Provinsi Guangxing,
China, Selasa (19/10/2010).
Wapres Boediono berada di China untuk membuka 7th China-ASEAN Expo di Naning. Pada 20 Oktober 2010, dia dijadwalkan terbang ke Beijing untuk mengikuti puncak perayaan 60 tahun hubungan RI-China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sebutkan tadi. Jadi tidak ada masalah," jelasnya.
Hari Kamis lusa, menurut Boediono, sekitar pukul 01.00 dini hari waktu Beijing, ia akan terbang kembali ke Jakarta. Sebab, siang harinya, ia berikut para menteri yang mengikuti kunjungan kerja ke China kali ini harus mengikuti rapat kabinet.
"Bukankah rapat bisa melalui telepon, Pak?" tanya wartawan.
"Tentu saja lebih baik kalau (rapat kabinet) tidak lewat telepon, ya," jawab Boediono sambil tersenyum.
Menurut informasi yang diterima detikcom, jadwal kunjungan ke Wapres ini
dipersingkat. Sejak 3 pekan sebelum berangkat, Wapres dijadwalkan berada di
China hingga Jumat 22 Oktober sejak 18 Oktober kemarin.
Akan tetapi, terjadi perubahan lagi dan Wapres akan pulang ke Jakarta pada Kamis menggunakan pesawat komersial yang lebih cepat. Wapres mengadakan kunjungan kerja ke China bersama Ibu Herawati menggunakan pesawat kepresidenan tipe RJ 85 yang harus transit beberapaka kali untuk mengisi bahan bakar sehingga memakan waktu lama.
(irw/lh)










































