Dinas PU DKI: Flyover Kemayoran Sengaja Dibuat Merenggang

Dinas PU DKI: Flyover Kemayoran Sengaja Dibuat Merenggang

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2010 12:40 WIB
 Dinas PU DKI: Flyover Kemayoran Sengaja Dibuat Merenggang
Jakarta - Jalan layang (flyover) di atas Jl Haji Bagindo Rajo (HBR) Motiek, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami peregangan di tumpuan hingga 15 cm. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov DKI Ery Basworo memastikan peregangan di flyover itu aman.

"Setiap jalan layang yang menggunakan sambungan (gelagar) pasti akan seperti itu. Itu sudah diperhitungkan dan saat ini Jl HBR Moetik itu aman," ujar Ery saat berbincang dengan detikcom, Selasa (19/102010).

Menurut Ery, sambungan beton di jalan layang atau jembatan memang sengaja diberi
ruang. Tujuannya untuk mengataso kondisi jalan memuai seperti yang ada dalam sambungan rel kereta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau untuk jalan diantara gelagar biasanya diberi penghubung (expantion join)
dari besi atau karet. Ini agar pengendara tidak merasakan benturan yang keras saat
melintas di atas sambungan," terangnya.

Ery juga membantah, bila pergeseran sambungan jalan yang menghubungkan Kemayoran dan Sunter akibat pergeseran pondasi jalan layang atau kondisi tanah yang labil.

"Tidak ada hubungannya dengan itu semua. Itu hal yang lumrah. Tapi memang expantion joinnya perlu diganti supaya tidak terlihat menganga dan pengendara tidak merasakan benturan yang keras," terangnya.

Dinas PU pun akan segera mengganti expantion join di jalan tersebut. "Nanti secepatnya kita beri expantionnya. Masyarakat juga saya imbau tidak khawatir melintas karena jalan itu aman," tutup Ery. (her/nik)


Berita Terkait