Cuaca Ekstrem Ancam Pertanian RI

Cuaca Ekstrem Ancam Pertanian RI

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2010 11:20 WIB
Cuaca Ekstrem Ancam Pertanian RI
Jakarta - Cuaca ekstrem yang melanda berbagai belahan negara di dunia ikut mengubah siklus musim tanam pertanian. Jika tidak waspada, maka perubahan cuaca ini akan ketahanan pangan di Indonesia.

"Masa tanam padi kan 4 bulan musim hujan, 4 bulan musim kemarau. Dengan siklus seperti sekarang, musim tanam terganggu," kata Sekretaris Menkokesra, Indroyono Soesilo di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Barat, Selasa, (19/10/2010).

Akibat perubahan cuaca ini, pemerintah menghimbau masyarakat untuk mengekaragamkan jenis tanaman dan pola pangan. Petani harus pandai-pandai menyiasati cuaca yang berubah dengan memvariasikan jenis-jenis tanaman.Β Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keperluan beras kita 33 juta ton pertahun dan sampai sekarang mencukupi. Namun melihat kondisi di dunia dan Indonesia, yang tidak mengalami musim kemarau, maka perlu antisipasi," tegas Indroyono.

Isu pangan ini akan dibahas lebih lanjut dalam seminar internasionl tentang kelaparan dalam rangka hari pangan sedunia, Kamis lusa, (21/10/2010) di Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut puluhan delegasi dari berbagai negara untuk membahas dampak perubahan iklim bagi nasib manusia sejagat.

"Kalau di negara lain, masyarakatnya dibiasakan memakan menu yang berbeda-beda setiap harinya. Hari ini roti, besok jagung, lusa nasi, lusa depannya ganti lagi. Jadi jika terjadi perubahan pola pangan, tidak kaget," tutup Indro.

(asp/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads