"Apakah laporan Komisi III DPR mengenai hasil pembahasan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri untuk disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso saat memimpin rapat paripurna DPR dengan agenda laporan Komisi III terkait hasil fit and proper test calon Kapolri, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2010).
"Setuju...!" sahut anggota DPR yang hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy melaporkan hasil fit and proper test calon Kapolri. Tjatur menuturkan dalam proses tes tersebut Komisi III DPR telah melakukan verifikasi dengan Komnas HAM, LSM, KPK, dan PPATK. Komisi III juga sudah meminta masukan Kompolnas yang ikut dalam seleksi Kapolri di internal Polri.
"Komisi III juga sudah melihat langsung ke kediamannya untuk melihat kehidupannya sehari-hari," papar Tjatur.
Kemudian rapat pleno Komisi III memutuskan untuk menerima apa yang dilakukan tim verifikasi. Fit and proper test calon Kapolri pun digelar.
Timur Pradopo mendapat dukungan penuh dari semua fraksi di DPR. Pleno Komisi III pun memutuskan menerima Timur sebagai Kapolri.
"Akhirnya seluruh anggota Komisi III DPR menyetujui pemberhentian Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun, dan menyetujui penetapan Komjen Timur Pradopo menjadi Kapolri," tegas Tjatur.
(van/nrl)











































