Topan Megi menghantam provinsi Isabela pada hari Senin (18/10) pukul 11.25 waktu setempat. Angin tersebut kini sedang bergerak menuju barat daya di utara pulau utama Luzon dengan kecepatan angin mencapai 110 mph. Kuatnya angin membuat hubungan komunikasi serta listrik di negara ini menjadi terputus.
Saking kuatnya angin yang ditimbulkan, pohon serta tiang-tiang listrik pun bisa tercabut. Yang tersisa hanyalah tanah-tanah yang bolong.
"Gubernur Isabela mengumumkan keadaan bencana, karena mungkin ada kerusakan yang sangat besar dan kehancuran di sana," kata direktur eksekutif lembaga bencana nasional, Benito Ramos seperti dikutip dari Reuters, Selasa (19/10/2010).
Informasi resmi dari pemerintah, 1 orang tewas akibat bencana ini. Namun informasi lainnya menyebut tiga orang.
(mok/mok)











































