"Sekarang belum tepat waktunya untuk partai Golkar menentukan siapa calon presiden. Jadi, saya pikir hanya masalah waktu," kata Ical.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti paparan Pemilukada tiap DPD, di Rapat Pimpinan Nasional I PG, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical mengaku belum melihat siapa sosok pantas untuk dicalonkan dalam bursa calon presiden di pemilu nanti. "Siapa yang terbaik itu akan dilihat dalam suatu survei. Kita lihat kemampuan orang-orangnya," ujarnya.
Dari pukul 14.30 WIB, masing-masing DPD menyampaikan evaluasi hasil pemilukada di tiap daerah. Dalam akhir paparan, setiap daerah menyampaikan dukungan kepada Ical untuk mencalonkan diri menjadi Capres.
"DPD Maluku Utara mendukung sepenuhnya Ketua Umum Aburizal Bakrie menjadi calon presiden. Dan ini harus dipercepat supaya bisa melakukan sosialisasi di DPD tingkat 1 dan 2," kata perwakilan Maluku Utara.
"Soal dukungan terhadap ketua umum Golkar menjadi calon presiden nanti janganlah disuarakan di hadapan beliau. Tapi bagaimana kita bekerja di daerah untuk menciptakan citra untuk Bapak Aburizal Bakrie sampai dengan tahun 2014," kata perwakilan dari Sulawesi Tenggara.
Sampai dengan pukul 18.00 WIB, evaluasi baru memperdengarkan 17 dari 33 daerah. Pengamatan detikcom di lokasi Rapimnas, seluruh perwakilan daerah menyetujui Ical untuk maju dalam bursa Pemilu 2014.
(ahy/mok)











































