Hal ini berbeda dengan demo-demo besar sebelumnya.
"Presiden berada di Jakarta," kata Juru Bicara Kepresidenan Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara memiliki aturan, kita harap mereka tunduk pada aturan itu," imbuh Julian.
Sikap Presiden sendiri dengan para demonstran? "Presiden percaya kepada
mekanisme yang berlaku, yakni mekanisme hukum," jawab pria bergelar PhD ini.
Dalam tabloid 9949 edisi 111 (18-24 Oktober 2010) yang diterbitkan oleh Istana, di rubrik Obrolan Warung Kopi, terdapat percakapan para tokoh kartun yang menyentil para demonstran berjudul 'Hindari Aksi Demo yang Tidak Beralasan'.
Julian tidak menjawab tegas apakah isi percakapan dalam tabloid itu adalah sikap resmi dari Istana. Namun, Julian mengatakan, demo-demo seperti ini bukan yang pertama kali terjadi.
"Anda bisa mengetahui persis, apa yang menjadi tujuan di balik aksi-aksi itu. Karena ini bukan pertama kali demo seperti itu," jawab Julian.
(anw/nwk)











































