Pembacok Sepasang Kekasih di Palmerah Curi 3 Ponsel

Pembacok Sepasang Kekasih di Palmerah Curi 3 Ponsel

- detikNews
Senin, 18 Okt 2010 17:07 WIB
Pembacok Sepasang Kekasih di Palmerah Curi 3 Ponsel
Jakarta - Pelaku pembacokan sepasang kekasih Budi Santoso (30) dan Dewi Lanti Anggraini di  Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, mencuri 3 ponsel milik korban. Namun pelaku yang diduga lebih dari satu orangitu tidak mengambil sepeda motor yang ada di rumah kakak Dewi, Citra Efri Ekawati (28).

"Motor 2 nggak hilang, yang hilang 3 ponsel saja," ujar Kanit Reskrim Palmerah Inspektur Satu Sugeng Budi kepada detikcom, Senin (18/10/2010).

Karena itu, menurut Sugeng, kasus itu bukan termasuk pencurian melainkan pembunuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugeng menambahkan, Dewi bekerja di sebuah diskotik di Jakarta Barat. Namun tidak diketahui apakah Dewi memiliki musuh terkait dengan pekerjaannya.

"Nggak ngerti. Kita belum tanya karena dia belum bisa ngomong, masih di RS," kata Sugeng.

Dewi masih terbaring di RS Pelni, Petamburan, Jakarta Barat. Dewi sudah sadarkan diri namun belum lancar bicara.

Dewi terkena luka bacok di wajah, pipi kanan dan kepala bagian belakang. Kejadian itu bermula saat Dewi dan Budi sedang asyik berbincang-bincang di ruang tamu sebuah rumah di Jalan Anggrek Nelly Murni Nomor 69A, RT 8 RW 1, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu dinihari (17/10).

Keduanya dibacok secara tiba-tiba oleh seseorang secara membabi buta. Pelaku yang langsung kabur hingga kini identitasnya belum diketahui.

Budi langsung tewas di tempat, sedangkan Dewi kritis. Keponakan Dewi, Fiskal (6) sempat disekap oleh pelaku dan mengalami luka bekas pukulan di bagian kepala.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Citra Efri Ekawati (28) yang merupakan kakak Dewi. Citra terkejut ketika sampai di rumah pukul 01.00 WIB mendapati adiknya bersama sang kekasih tergeletak di ruang tamu rumahnya.

Melihat ini, Citra yang shock langsung berteriak, lantas mengundang perhatian dari tetangga sekitar. Warga sekitar tidak ada yang melihat peristiwa ini.

(nik/nrl)


Berita Terkait