Polisi Buru Pembunuh Viktor ke Spanyol

Polisi Buru Pembunuh Viktor ke Spanyol

- detikNews
Senin, 18 Okt 2010 16:52 WIB
Jakarta - Polisi telah mengetahui identitas IF (32) sebagai pembunuh Viktor Rizky Wibowo (27), yang diculik lalu dimutilasi. IF ternyata warga negara Pakistan yang kini kabur ke Spanyol. Sementara polisi juga sudah menangkap 2 pelaku lain yang membantu IF.

"Pelaku IF usia 32 tahun, warga Pakistan. Saat ini masih dalam pengejaran karena melarikan diri ke Spanyol," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar, Senin (18/10/2010).

Menurut Boy, polisi pun mengejar pelaku ke Negeri Matador itu. "Petugas juga mencoba ke sana, tapi keberadaan yang bersangkutan tidak diketahui. Dan petugas sudah bekerja sama dengan Interpol," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, polisi telah menangkap 2 pelaku lain yang membantu IF. Keduanya adalah perempuan berinisial T (20), pacar IF dan L (28) istri IF.

"T ditangkap di Yogyakarta dan L ditangkap di Cikupa, Tangerang," jelas Boy.

Boy mengatakan kasus ini bermula dari hubungan bisnis Viktor sebagai pengusaha website dan IF. Tanggal 10 Juni 2010, IF mengajak Victor bertemu di ruko di Bogor. Mereka cekcok karena IF meminta uang. Victor melawan dan dihabisi pelaku dengan pisau dan besi.

Pelaku pada 14 Juni 2010 mengirim SMS ancaman dan minta uang tebusan Rp 300 juta kepada ayah korban Darmapana Wibowo. Keluarga lalu mengirim uang Rp 50 juta ke rekening T di Bank Muamalat, Fatmawati. T inilah yang diduga terekam CCTV menutup identitasnya menjadi perempuan bercadar yang membuka rekening baru.

Keluarga korban melapor polisi pada 16 Juni 2010, dan polisi memburu T. Sementara pada 17 Juni 2010, polisi menemukan mobil Xenia hitam Viktor terlantar di tepi jalan tol di Bogor.

"Dari rekening T di bank syariah di Fatmawati itu, polisi melacak keberadan T dan ditangkaplah T," ungkap Boy.

Dari tertangkapnya T, polisi lalu mengetahui adanya pelaku lain yaitu L, warga Cikupa, Tangerang. L bertugas mengirim sepatu korban untuk mengancam keluarga. Dari kedua pelaku ini terungkap kalau Viktor dibunuh setelah diculik. Viktor ditusuk 8 kali dan dipukul dengan besi.

"Untuk menghilangkan jejak, tubuh korban dipotong 6 bagian dan disimpan di lemari pendingin di rumah L," papar Boy.

Barulah akhirnya tubuh korban ditemukan tanpa kaki di pinggir tol Karawang pada Jumat (25/6) pukul 17.00 WIB. Viktor dikenali lewat tato naga di punggung korban. T dan L kini dikenakan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

(fay/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads