Mahfud MD Yakin Tak Ada Gerakan Besar untuk Gulingkan SBY

Mahfud MD Yakin Tak Ada Gerakan Besar untuk Gulingkan SBY

- detikNews
Senin, 18 Okt 2010 10:50 WIB
Jakarta - Isu untuk menggulingkan pemerintahan SBY-Boediono menjelang satu tahun pemerintahan mereka semakin santer terdengar. Tapi Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD justru tak melihat adanya gerakan inkonstitutional seperti itu.

"Saya nggak melihat akan ada sebuah gerakan yang besar (untuk menggulingkan)" ujar Mahfud di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/10/2010).

Mahfud mengatakan, selama yang disampaikan itu adalah bentuk otokritik kepada pemerintah itu masih dalam tahap yang wajar. Kecuali sampai pada bentuk kekerasan, baru perlu ditindak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€Žβ€‹"Kalo ada unsur makar harus ditindak tegas. Mau mengulingkan pemerintahan yang sah kan tidak boleh. Dan sekali lagi saya melihatnya tidak ada apa-apa," tegas Mahfud.

Namun begitu pria berkacamata ini meminta kepada aparat penegak hukum agar tetap waspada pada setiap aksi unjuk rasa terlebih tepat setahunnya pemerintahan SBY-Boediono.

"Yang penting demonya tetap diawasi saja, kalau ada yang membuat situasi tidak aman, memprovokasi, melakukan perlawanan terhadap pemerintah yang secara inkonstitutional, itu memang harus ditindak. Walaupun demonya sendiri secara undang-undang dasar diperbolehkan dan juga dalam UU no 9 tentang menyatakan pendapat,"imbuhnya.

Mahfud berharap sebagai warga negara yang hidup di era reformasi, tetap saja dalam menyampaikan aspirasi harus tertib.

"Imbauannya agar demo itu tertib agendanya jelas, tuntutannya jelas dan aparat pemerintah supaya juga cool saja menghadapinya. Nggak usah terlalu keras dan terlalu panik karena itu hal biasa, cuma kali ini bertepatan (dengan setahun pemerintahan SBY)," tandasnya.

20 Oktober ini pemerintahan SBY-Boediono genap berusia satu tahun. Isu penggulingan pun semakin santer terdengar. SBY dan para menterinya dianggap selama setahun ini belum berbuat banyak menghasilkan kegiatan yang pro rakyat.

(lia/nwk)


Berita Terkait